Barbie Botox atau Shoulder Slimming Botox? Kenali Manfaat Botox Trapezius untuk Leher dan Bahu
Pernah merasa bahu terlihat terlalu tinggi atau bagian antara leher dan bahu tampak menonjol?
Pernah merasa bahu terlihat terlalu tinggi atau bagian antara leher dan bahu tampak menonjol?
Pada sebagian orang, bentuk tersebut berkaitan dengan otot trapezius yang cukup besar atau menonjol. Otot ini berada di area leher, bahu, hingga punggung bagian atas dan berperan penting dalam pergerakan serta stabilitas bahu.
Salah satu treatment yang belakangan semakin dikenal untuk membantu mengurangi tampilan otot trapezius yang besar adalah Botox trapezius. Di media sosial, treatment ini juga sering disebut Barbie Botox atau shoulder slimming Botox.
Lalu, sebenarnya Botox bahu untuk apa? Bagaimana cara kerjanya dan apakah benar bisa membuat bahu terlihat lebih ramping?
Apa Itu Botox Trapezius?
Botox trapezius adalah tindakan penyuntikan botulinum toxin tipe A pada area tertentu di otot trapezius.
Botulinum toxin bekerja dengan mengurangi sinyal saraf yang membuat otot berkontraksi. Akibatnya, aktivitas otot pada area yang diberikan injeksi akan berkurang untuk sementara.
Pada pasien dengan trapezius hypertrophy atau pembesaran otot trapezius, berkurangnya aktivitas otot secara bertahap dapat menyebabkan ukuran otot mengecil sehingga kontur antara leher dan bahu terlihat lebih halus.
Penelitian mengenai penggunaan botulinum toxin untuk trapezius hypertrophy memang menunjukkan adanya penurunan ukuran atau ketebalan otot setelah treatment. (PubMed)
Botox Trapezius untuk Apa?
Dalam dunia estetika, tujuan utama Botox trapezius adalah membantu memperbaiki kontur leher dan bahu pada pasien dengan otot trapezius yang menonjol.
Setelah otot trapezius berkurang volumenya, beberapa perubahan yang mungkin terlihat antara lain:
- Bahu tampak lebih ramping dan landai;
- Tonjolan otot antara leher dan bahu berkurang;
- Garis leher dapat terlihat lebih panjang;
- Kontur leher dan bahu terlihat lebih lembut.
Sebuah randomized controlled trial yang dipublikasikan dalam Aesthetic Plastic Surgery menemukan bahwa injeksi botulinum toxin A dapat menurunkan ketebalan otot trapezius serta mengubah parameter kontur bahu yang diukur dalam penelitian tersebut. (PubMed)
Studi lain menggunakan evaluasi foto, ultrasonografi, dan 3D CT juga menemukan penurunan ukuran serta ketebalan trapezius setelah pemberian incobotulinumtoxin-A. (PubMed)
Apakah Botox Trapezius Bisa Membuat Leher Terlihat Lebih Jenjang?
Bisa memberikan efek visual seperti itu pada kandidat yang sesuai.
Botox tidak memanjangkan struktur leher. Perubahan terjadi karena volume trapezius bagian atas dapat berkurang sehingga transisi antara leher dan bahu menjadi lebih landai.
Karena itu, leher pada sebagian pasien dapat terlihat lebih panjang atau jenjang setelah kontur trapezius berkurang.
Hasilnya sangat bergantung pada anatomi masing-masing orang. Jika bentuk bahu lebih banyak dipengaruhi struktur tulang atau faktor lain daripada ukuran otot trapezius, hasil yang diperoleh tentu dapat berbeda.
Apa Bedanya Botox Trapezius dan Barbie Botox?
Pada dasarnya istilah Barbie Botox yang populer di media sosial biasanya merujuk pada penggunaan botulinum toxin di area trapezius dengan tujuan estetika.
Istilah tersebut bukan nama prosedur medis yang berbeda.
Tujuannya adalah mengurangi aktivitas dan volume trapezius sehingga garis bahu terlihat lebih halus dan leher memberikan kesan lebih panjang.
Dalam literatur medis, istilah yang lebih sering digunakan adalah botulinum toxin injection for trapezius hypertrophy atau trapezius contouring.
Berapa Lama Hasil Botox Trapezius Mulai Terlihat?
Botox trapezius tidak memberikan perubahan bentuk bahu secara instan. Botulinum toxin terlebih dahulu mengurangi aktivitas otot. Perubahan ukuran dan kontur otot kemudian berkembang secara bertahap.
Dalam penelitian klinis, perubahan trapezius telah dievaluasi mulai sekitar 1 bulan setelah treatment, dengan perubahan yang juga terlihat pada evaluasi bulan berikutnya. Sebuah randomized controlled trial, misalnya, menemukan perbedaan ketebalan trapezius dan parameter kontur bahu pada evaluasi tiga bulan.
Studi tahun 2025 yang menggunakan pemeriksaan ultrasonografi dan 3D CT juga melaporkan perubahan pada evaluasi 1, 3, dan 6 bulan.
Karena respons otot setiap orang berbeda, waktu munculnya hasil dan durasinya juga tidak selalu sama.
Apakah Botox Trapezius Bisa Mengatasi Pegal Bahu?
Bagian ini perlu dibedakan dari tujuan estetika.
Botulinum toxin memang telah diteliti untuk myofascial pain pada area trapezius, tetapi hasil penelitiannya tidak selalu konsisten.
Sebuah randomized double-blind placebo-controlled study pada upper trapezius menemukan bahwa botulinum toxin tidak menghasilkan penurunan skor nyeri yang berbeda secara signifikan dibandingkan saline, walaupun terdapat perbedaan pada pressure pain threshold pada salah satu titik evaluasi.
Penelitian terkontrol lain juga tidak menemukan perbedaan signifikan antara botulinum toxin dosis rendah dan saline dalam mengurangi nyeri myofascial leher-bahu.
Artinya, Botox trapezius tidak sebaiknya dianggap sebagai solusi untuk semua jenis pegal atau nyeri bahu.
Nyeri bahu dan leher dapat berasal dari berbagai penyebab. Jika tujuan treatment adalah mengatasi nyeri, pemeriksaan dokter diperlukan untuk mengetahui penyebabnya terlebih dahulu.
Bagaimana Prosedur Botox Trapezius Dilakukan?
Sebelum tindakan, dokter akan mengevaluasi bentuk bahu, ukuran dan kekuatan trapezius, kondisi kesehatan pasien, serta tujuan treatment.
Dokter kemudian menentukan titik penyuntikan berdasarkan anatomi otot pasien.
Prosedurnya dilakukan menggunakan jarum pada beberapa titik yang telah ditentukan. Jumlah titik dan dosis botulinum toxin dapat berbeda pada setiap pasien.
Karena trapezius berperan dalam fungsi bahu dan leher, penentuan lokasi serta dosis injeksi membutuhkan pemahaman anatomi yang baik. Penelitian bahkan menunjukkan bahwa distribusi saraf di trapezius dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan teknik injeksi.
Berapa Unit Botox untuk Trapezius?
Tidak ada satu jumlah unit yang tepat untuk semua pasien.
Dosis dapat dipengaruhi oleh ukuran dan ketebalan otot trapezius, anatomi pasien, tujuan treatment, teknik injeksi, serta jenis botulinum toxin yang digunakan.
Kebutuhan dosis sebaiknya ditentukan setelah dokter melakukan pemeriksaan langsung, bukan hanya berdasarkan angka yang digunakan orang lain atau informasi dari media sosial.
Apakah Botox Trapezius Aman?
Setiap tindakan medis memiliki kemungkinan efek samping.
Pada Botox trapezius, beberapa efek yang dapat terjadi antara lain rasa nyeri pada lokasi penyuntikan, memar, rasa tidak nyaman, atau kelemahan otot pada area yang diberikan treatment.
Dalam sebuah studi pada perempuan dengan trapezius hypertrophy, beberapa pasien mengalami nyeri saat injeksi dan terdapat laporan rasa tidak nyaman yang berkaitan dengan kelemahan ringan trapezius; keluhan tersebut dilaporkan membaik spontan.
Penelitian lainnya juga melaporkan tidak adanya efek samping berat pada kelompok studi, tetapi jumlah peserta penelitian mengenai contouring trapezius masih relatif terbatas.
Karena trapezius memiliki fungsi penting dalam gerakan dan stabilitas bahu, penyuntikan yang berlebihan atau tidak tepat berpotensi menyebabkan kelemahan yang tidak diinginkan.
Siapa yang Cocok Melakukan Botox Trapezius?
Botox trapezius dapat dipertimbangkan pada orang yang merasa trapeziusnya terlalu menonjol dan setelah pemeriksaan memang ditemukan bahwa volume otot menjadi salah satu faktor utama yang membentuk kontur tersebut.
Namun, bentuk bahu setiap orang berbeda.
Struktur tulang, ketebalan jaringan lemak, postur tubuh, massa otot, dan anatomi leher juga memengaruhi penampilan bahu. Karena itu, Botox trapezius belum tentu menjadi treatment yang sesuai untuk setiap orang yang ingin memiliki bahu lebih ramping.
Konsultasi dan pemeriksaan langsung membantu dokter menentukan apakah perubahan yang diinginkan memang dapat dicapai dengan mengurangi aktivitas trapezius.
Jadi, Apakah Botox Trapezius Bisa Membuat Bahu Lebih Ramping?
Pada pasien dengan otot trapezius yang besar atau menonjol, botulinum toxin dapat membantu mengurangi aktivitas dan volume otot secara bertahap, sehingga kontur bahu dapat terlihat lebih landai dan leher memberikan kesan lebih panjang.
Sejumlah penelitian klinis telah menunjukkan penurunan ketebalan atau ukuran trapezius setelah injeksi botulinum toxin. Namun, hasil treatment tetap dipengaruhi oleh anatomi, ukuran otot, produk yang digunakan, teknik penyuntikan, dan respons tubuh masing-masing pasien.
Karena itu, pemeriksaan dokter tetap menjadi langkah penting sebelum menjalani Botox trapezius.
Referensi Jurnal
- Wang L, Zhang M, Li T, et al. Nerve Distribution Method is Superior to the Conventional Method in BoNT-A Treatment of Trapezius Hypertrophy: A Randomized Controlled Trial.Aesthetic Plastic Surgery. 2024;48(6):1210–1217. doi:10.1007/s00266-023-03662-y.
- Zhou R, et al. Efficacy and Safety of Botulinum Toxin Type A Injection in Patients with Bilateral Trapezius Hypertrophy. Aesthetic Plastic Surgery. Penelitian terhadap 30 perempuan dengan bilateral trapezius hypertrophy.
- Park JY, et al. Efficacy and Safety of Incobotulinumtoxin-A for Trapezius Muscle Reduction: Quantitative Evaluation With Imaging Studies. Plastic and Reconstructive Surgery – Global Open. 2025;13(5):e6782. doi:10.1097/GOX.0000000000006782.
- Benítez PA. Onabotulinumtoxin A for correcting trapezius muscle hypertrophy in Asian women. Journal of Cosmetic Dermatology. 2022;21(6):2677–2679. doi:10.1111/jocd.14423.
- Kwanchuay P, Petchnumsin T, Yiemsiri P, et al. Efficacy and Safety of Single Botulinum Toxin Type A (Botox®) Injection for Relief of Upper Trapezius Myofascial Trigger Point: A Randomized, Double-Blind, Placebo-Controlled Study. Journal of the Medical Association of Thailand. 2015;98(12):1231–1236.
- Ojala T, et al. The effect of small doses of botulinum toxin A on neck-shoulder myofascial pain syndrome: a double-blind, randomized, and controlled crossover trial. Clinical Journal of Pain. 2006;22(1):90–96.
Diskusi
Komentar & Pertanyaan
Bagikan komentar atau pertanyaan Anda tentang artikel ini.
